Perbedaan aligner dan behel gigi penting banget untuk kalian tahu sebelum melakukan perawatan di klinik dental. Hal ini sebagai pembanding manakah yang lebih cocok dan kalian suka ketika nantinya memasuki masa perawatan gigi.
Ketika aligner atau behel sudah terpasang, tentu saja kalian harus memperhatikan serta mematuhi anjuran dari dokter. Rencana perawatan dan durasi yang harus pasien lalui tentu saja berdasarkan anjuran dari dokter yang sudah melihat struktur gigi.
Nah agar nantinya tidak merasa kecewa atau salah memilih jenis perawatan gigi, alangkah lebih baik jika memahami terlebih dahulu perbedaan dari aligner dan behel. Secara detail inilah hal yang membedakan jenis perawatan aligner dan behel gigi.
Perbedaan Aligner dan Behel Gigi
Bagi kalian yang bertanya-tanya tentang perbedaan aligner dan behel gigi, tentu saja kami akan memberikan informasi secara lengkapnya pada pembahasan berikut. Sebenarnya ada beberapa hal yang memang membedakan antara aligner dan behel.
Mulai dari bentuknya, cara pasang, cara membersihkan, sampai dengan durasi pemasangan atau perawatan. Semuanya terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang pastinya bisa jadi pertimbangan sebelum perawatan.
Selain dari bentuk, cara pasang, dan lain sebagainya, salah satu yang menjadi faktor pembeda adalah dari harga aligner di dokter gigi. Memang aligner cenderung lebih mahal, karena sifatnya yang fleksibel dan kelebihan lainnya. Nah dari pada semakin penasaran, yuk cek fakta menarik seputar perbedaan perawatan aligner dan behel berikut ini.
1. Bentuk Aligner dan Behel
Perbedaan pertama yang sangat mencolok adalah terlihat dari bentuk. Adapun behel pastinya terlihat lebih mencolok karena menggunakan kawat dan bracket berbahan stainless steel yang melingkari pada seluruh bagian gigi. Terdapat warna-warna karet behel yang bisa menyesuaikan dengan keinginan dari pasien.
Berbeda dengan aligner yang bentuknya transaparan sehingga lebih banyak peminatnya. Dengan alat yang transaparan, tentu saja seseorang yang menggunakan aligner merasa tidak mengurangi tampilan ketika bergaya atau mengobrol dengan orang lain.
2. Cara Pasang
Yang menjadi pembeda berikutnya dari aligner dan behel terletak pada cara pasangnya. Jika kalian ingin menggunakan behel, tentu harus datang ke klinik dental atau rumah sakit karena membutuhkan bantuan dari dokter ahli.
Pemasangan behel tidak bisa dilakukan secara mandiri, sehingga perlu adanya threatment khusus dari dokter. Proses pemasangan dan perawatannya pun cenderung lebih lama, menyesuaikan dengan kebutuhan pasien sampai dapat terwujud susunan gigi yang rapi.
Berbeda dengan aligner, yang mana bisa kalian pakai secara mudah dan praktis karena sifatnya fleksibel. Kalian bisa memasang dan copot secara mandiri tanpa perlu bantuan dari dokter. Hal ini dapat terjadi karena aligner terbuat dari bahan plastik medical frade dan menyesuaikan strukstur gigi pasien. Sehingga tak heran jika pengguna aligner dapat dengan mudah lepas pasang sesuai kebutuhan mereka.
3. Cara Membersihkan
Kemudian perbedaan lain dari aligner dan behel gigi adalah terletak dari bagaimana cara membersihkannya. Behel gigi akan cenderung lebih sulit proses pembersihan karena harus menunggu waktu kontrol berikutnya. Ketika waktu kontrol tiba, dokter akan membersihkan keseluruhan area gigi dan melakukan perawatan lain menyesuaikan struktur gigi.
Pemasangan karet baru atau pembersihan area gigi menjadi hal yang umumnya dilakukan saat kontrol behel gigi. Jika pembersihan tidak maksimal, maka akan timbul permasalahan baru seperti misalnya plak atau karang gigi akibat tumpukan sisa makanan pada bagian sela-sela gigi.
Berbeda dengan aligner yang lebih fleksibel bisa lepas pasang secara mandiri, sehingga memudahkan pasien untuk membersihkannya. Pembersihan aligner ini bisa pakai obat khusus atau setidaknya cuci menggunakan air hangat agar kuman hilang.
4. Lama Pemakaian Atau Perawatan
Pemakaian aligner yang fleksibel memang menjadi salah satu kelebihan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pasien ketimbang memilih behel. Pemakaian dari aligner ini kurang lebih 20-22 jam per hari, yang mana ketika akan tidur bisa lepas terlebih dahulu agar terasa nyaman.
Kemudian selain itu, aligner umumnya hanya dipakai selama kurang lebih satu minggu yang setelahnya lanjut pakai aligner baru sesuai nomor cetakan mengikuti pergerakan gigi. Hal ini tentu saja berdasarkan persetujuan dari dokter yang sudah merencanakan perawatan gigi dengan melihat struktur gigi dari pasien.
Adapun lama perawatan aligner hanya berkisar 3-12 bulan saja, tergantung dari kondisi struktur gigi. Namun ketika menggunakan behel, durasi perawatan akan terasa lebih lama yaitu berkisar antara 2-3 tahun sesuai kebutuhan.
Akhir Kata
Nah itulah tadi perbedaan aligner dan behel gigi yang sekiranya bisa menjadi pencerahan bagi kalian sebelum melakukan perawatan. Atau jika masih bingung, bisa konsultasikan terlebih dahulu ke klinik Opal Dental.
Klinik dental ini memiliki layanan yang cukup lengkap dengan pilihan paket eksklusif bagi calon pasien. Jadi kalian tak perlu khawatir, ketika perawatan di Opal Dental maka akan mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai harapan.